Investasi di Masa Pandemi, Saya harus Mempertimbangkan Apa Saja?
Investasi di Masa Pandemi, Saya harus Mempertimbangkan Apa Saja?

Kita harus mengakui bahwa kita kini benar-benar berada di situasi di mana kita berhadapan dengan segala ketidakpastian. Situasi semacam ini, membuat kita sadar pentingnya investasi di masa pandemi, atau bahkan jauh-jauh hari sebelumnya.

Dekade ini, berdiskusi seputar investasi dan manfaatnya sangatlah wajar dan justru sangat disarankan. Era keterbukaan informasi juga membantu meningkatkan kesadaran akan investasi secara signifikan, baik bagi seorang pemula maupun pakarnya.

Berbagai macam produk investasi juga lebih mudah untuk dipelajari karena delivery internet yang sangat membantu. Dengan ketekunan dan konsistensi, tentu kita akan merasakan manfaat investasi cepat atau lambat.

Di awal Maret kemarin, korona secara tak terduga menyebarluas secara massal hingga seluruh penghujung dunia, tak luput Indonesia. Segala kebiasaan yang dilakukan manusia pada akhirnya mengalami adaptasi. Sebut saja, aktivitas tak lagi bebas, pergerakan ekonomi antar negara terhambat, daya beli masyarakat menurun, bahkan kemampuan berinvestasi.

Namun, para pakar investasi justru mengatakan, inilah saat paling tepat untuk berinvestasi. Waktu terus bergulir, jika kita tidak mengambil kesempatan investasi sesegera mungkin, Anda bisa saja harus berpikir dan berjuang keras di masa mendatang.

Masalahnya, saat ini adalah pandemi. Hidup susah, kenapa dan bagaimana berinvestasi?

Menghitung Dana Darurat yang Tersedia

Bagaimanapun, Anda tak akan pernah bisa menebak kapan situasi semacam ini terjadi lagi. Atau, kapan situasi semacam ini membaik. Anda tidak tahu kapan Anda meninggalkan dunia ini, kapan Anda akan sakit dan tak berdaya. Atau hal di luar kita, kapan terjadi bencana, kapan terjadi wabah. Semua tak ada yang dapat menebak.

Baca juga:

 

Periksa terlebih dahulu apakah finansial Anda berada pada posisi aman dan baik-baik saja? Bagaimana cara memeriksanya? Yaitu dengan menghitung dana darurat Anda, apakah ideal atau tidak.

Merasakan ketenangan dalam hidup tanpa beban finansial adalah impian semua orang. Sebaiknya sejak dini kita sudah memiliki kebiasaan untuk menyisihkan pendapatan sebagai bagian dari dana darurat. Dana darurat sangat berguna jika ada situasi tak terduga yang mendatangi Anda, semisal ada yang jatuh sakit, terkena musibah, atau bahkan meninggal. Sangat disarankan untuk menyimpan dana darurat di rekening terpisah yang tak memiliki kepentingan lain, katakanlah untuk menyicil kredit mobil dan rumah.

Jumlah dana darurat bisa saja beragam tergantung kebutuhan setiap orang. Cara paling sederhana untuk mengestimasi dana darurat adalah dengan menjumlahkan kebutuhan hidup selama 3-12 bulan tanpa pekerjaan. Tentu saja, dana ini dhitung berdasarkan murni kebutuhan sehari-hari yang primer, atau paling tidak sekunder.

Lunasi segera semua cicilan yang Anda miliki

Kalau Anda sudah merasa baik-baik saja dengan jumlah dana darurat, lalu hal lain yang harus Anda pertanyakan adalah: apakah Anda masih memiliki cicilan yang belum terlunasi?

Jangan sampai, ketika Anda berinvestasi di masa pandemi ini, justru terpaksa berhenti di tengah jalan karena harus melunasi berbagai macam cicilan. Ingat, cicilan selalu mempunyai bunga yang jika semakin lama dilunasi justru akan merugikan Anda. Ini sangatlah tidak baik untuk masa depan investasi Anda jika Anda tidak mampu mengontrol pengeluaran untuk cicilan dan investasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here