Ada juga trader yang mengikuti analisis dari analis profesional. Biasanya, seorang analis profesional akan mencantumkan beberapa aspek di analisisnya, seperti aspek fundamental, teknikal, dan juga besaran take profit dan stop loss. Kamu juga dapat mengikuti analis tersebut. Tentunya hal ini sesuai dengan keyakinan setiap individu.

Selain itu, juga sangat penting melihat faktor-faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga seperti rilis berita ekonomi, politik, kasus global, dan lain-lain. Sehingga, kamu dapat membuat ancang-ancang dalam menentukan stop loss.

Tips Memasang Stop Loss: Trial and Error

Dari beberapa contoh cara menentukan stop loss di atas, semua tergantung keyakinan trader masing-masing. Kesuksesan berawal dari pengalaman. Oleh karena itu, kamu dapat mencoba berkali-kali pada akun demo dengan memperhatikan aspek-aspek analisis untuk menentukan besaran kerugian yang dapat kamu terima. Jika dirasa sudah cocok, barulah kamu beralih ke akun real kamu.

Penting juga untuk memperhatikan biaya yang dikenakan oleh setiap broker. Mungkin saja biaya yang diminta terlalu besar dan tidak sesuai dengan budgetmu. Selain itu, pastikan setiap stop loss order yang kamu lakukan sudah valid dan sudah menerima konfirmasi dari broker.

Penerapan stop loss merupakan salah satu strategi manajemen risiko dalam trading. Dengan adanya fitur ini, trading tidak semenakutkan seperti stereotip orang-orang kebanyakan. Justru trading dapat memberikan potensi keuntungan yang besar jika dijalankan dengan baik dan benar.

Nah, itulah informasi mengenai stop loss. Pantau terus situs kami untuk mengetahui informasi-informasi seputar trading lainnya!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here